Apa yang Dicakup oleh Asuransi BPJS Gigi?

Pengertian ASURANSI Gigi BPJS


BPJS gigi

ASURANSI gigi BPJS merupakan program yang diberikan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) kepada masyarakat Indonesia. Program ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kesehatan gigi dan mulut kepada peserta BPJS.

ASURANSI gigi BPJS menanggung beberapa jenis layanan kesehatan gigi dan mulut seperti pemeriksaan gigi, penambalan gigi, pencabutan gigi, perawatan saluran akar, dan gigi palsu. ASURANSI gigi BPJS juga menanggung beberapa jenis perawatan ortodonti seperti pemasangan behel dan pelurus gigi.

Dalam ASURANSI gigi BPJS terdapat kategori peserta yang terdiri dari peserta mandiri, peserta pekerja bukan penerima upah, peserta penerima upah, peserta bukan pekerja dan bukan penerima upah, serta peserta perintis. Kategori peserta mandiri adalah kategori yang terdiri dari masyarakat umum yang membayar iuran secara mandiri untuk menjadi peserta BPJS.

Kategori peserta pekerja bukan penerima upah terdiri dari pekerja yang bekerja pada perusahaan atau usaha yang tidak memberikan upah kepada pekerjanya. Sedangkan kategori peserta penerima upah adalah pekerja yang bekerja pada perusahaan atau usaha yang memberikan upah kepada pekerjanya.

Kategori peserta bukan pekerja dan bukan penerima upah terdiri dari masyarakat umum yang tidak bekerja dan tidak menerima upah. Sedangkan kategori peserta perintis adalah pekerja yang bekerja pada sektor informal atau sektor non formal.

Biaya yang dikeluarkan peserta BPJS setiap bulannya tergantung pada kategori peserta dan jenis layanan kesehatan gigi dan mulut yang dibutuhkan. Semakin tinggi kategori peserta dan semakin banyak layanan kesehatan gigi dan mulut yang dibutuhkan, maka biaya yang dikeluarkan peserta BPJS juga akan semakin mahal.

ASURANSI gigi BPJS menjadi solusi bagi masyarakat yang ingin memiliki jaminan kesehatan gigi dan mulut namun tidak mampu membayar biaya yang tinggi untuk perawatan kesehatan gigi dan mulut.

Keuntungan ASURANSI Gigi BPJS

ASURANSI gigi BPJS memberikan banyak keuntungan bagi pesertanya.

1. Mudah diakses oleh masyarakat umum.

ASURANSI gigi BPJS mudah diakses oleh masyarakat umum. Program ini telah tersedia di seluruh wilayah Indonesia, sehingga masyarakat bisa mengakses layanan kesehatan gigi dan mulut dengan mudah tanpa perlu khawatir harus pergi ke kota besar.

2. Biaya yang terjangkau.

ASURANSI gigi BPJS menawarkan biaya yang terjangkau bagi pesertanya. Biaya bulanan yang harus dibayar peserta BPJS tergantung pada kategori peserta dan jenis layanan kesehatan gigi dan mulut yang dibutuhkan, sehingga tidak perlu khawatir akan menguras kantong.

3. Perlindungan kesehatan gigi dan mulut yang lengkap.

ASURANSI gigi BPJS menawarkan perlindungan kesehatan gigi dan mulut yang lengkap. Peserta BPJS bisa memperoleh layanan kesehatan gigi dan mulut seperti pemeriksaan gigi, penambalan gigi, pencabutan gigi, perawatan saluran akar, dan gigi palsu.

4. Perawatan ortodonti lengkap.

ASURANSI gigi BPJS juga menawarkan perawatan ortodonti seperti pemasangan behel dan pelurus gigi bagi pesertanya. Perawatan ortodonti ini sangat penting bagi mereka yang memiliki masalah gigi seperti gigi engsel, gigi tonggos, atau gigi yang tidak simetris.

ASURANSI gigi BPJS adalah program yang sangat penting bagi masyarakat Indonesia untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut mereka. Dengan Biaya terjangkau dan perlindungan lengkap yang ditawarkan oleh ASURANSI gigi BPJS, masyarakat Indonesia bisa memperoleh layanan kesehatan gigi dan mulut yang berkualitas tanpa perlu khawatir akan biaya yang tinggi.

Cakupan Layanan BPJS Gigi


Cakupan Layanan BPJS Gigi

BPJS Kesehatan telah menjadi program jaminan kesehatan nasional yang memudahkan masyarakat dalam mendapatkan akses kesehatan yang terjangkau. Program ini tidak hanya melindungi kesehatan fisik, tetapi juga melindungi kesehatan gigi dan mulut. BPJS Gigi menjamin kesehatan gigi dan mulut Anda dengan cakupan pelayanan yang luas seperti pemeriksaan gigi, perawatan gigi, dan lain-lain. Berikut adalah cakupan layanan BPJS Gigi:

Pemeriksaan Gigi dan Mulut

Pemeriksaan Gigi dan Mulut

Pemeriksaan gigi dan mulut meliputi pemeriksaan gigi rutin dan pemeriksaan spesialis. BPJS Kesehatan menjamin pelayanan ini dengan jadwal pemeriksaan gigi rutin setiap enam bulan sekali. Pemeriksaan gigi rutin ini mencakup pemeriksaan kondisi serta kesehatan gigi dan mulut Anda. Pemeriksaan spesialis di lakukan bila dibutuhkan mengingat kondisi yang memang memerlukan bantuan ahli.

Fluoride Treatment

Fluoride Treatment

Fluoride treatment adalah tindakan pencegahan karies atau gigi berlubang dan mempertahankan kesehatan gigi. Tindakan ini diperuntukan untuk mencegah gigi dari kerusakan dan pembusukan. Treatment ini dapat dilakukan di rumah atau di klinik gigi dan direkomendasikan untuk anak diatas tujuh tahun.

Perawatan Gigi

Perawatan Gigi

Perawatan gigi adalah tindakan pencegahan dan penyembuhan gigi dan mulut yang membutuhkan penanganan lebih. Tindakan ini mencakup perawatan saluran akar, pencabutan gigi, pemasangan gigi palsu dan perawatan ortodontik.

Jasa Penempatan Gigi Palsu

Jasa Penempatan Gigi Palsu

Penempatan gigi palsu termasuk ke dalam perawatan gigi. BPJS Gigi juga menyediakan jasa pembuatan gigi palsu untuk memperbaiki tampilan gigi dan menjaga fungsi gigi. Gigi palsu biasa digunakan bila ada gigi yang hilang dan tergantikan dengan gigi tiruan sehingga mendapat dukungan, nyaman dan tidak terganggu fungsinya.

Perawatan Ortodontik

Perawatan Ortodontik

Perawatan ortodontik adalah penggunaan alat khusus untuk mengoreksi dan memperbaiki posisi gigi. Saat ini, perawatan ortodontik tidak hanya sebatas untuk kecantikan tetapi lebih kepada fungsi dan kesehatan gigi. Perawatan ortodontik selain menyangga penampilan, juga memberikan kenyamanan dalam pengunannya dan memberikan kesehatan yang baik bagi gigi dan mulut.

Crown atau Restorative Treatment

Crown atau Restorative Treatment

Crown atau restorative treatment adalah bentuk perawatan dengan cara memperbaiki gigi yang rusak dengan cara menggantinya dengan penutup gigi. Penggunaan penutup gigi ini digunakan untuk mengembalikan fungsi gigi dan membuat gigi tetap yang sehat serta terhindar dari kerusakan lebih lanjut.

Dalam melindungi kesehatan gigi dan mulut, BPJS Gigi memberikan cakupan pelayanan yang cukup luas untuk menjaga kesehatan gigi Anda dan keluarga. Adanya BPJS Gigi sebagai program jaminan kesehatan nasional yang terjangkau, tak perlu khawatir lagi tentang kesulitan pelayanan kesehatan dalam cakupan gigi dan mulut.

Jenis-jenis Perawatan Gigi yang Dicover BPJS


Perawatan gigi BPJS

BPJS Kesehatan menyediakan jaminan kesehatan termasuk perawatan gigi. Meskipun perawatan gigi tidak selalu menjadi prioritas utama bagi banyak orang, tetapi memiliki gigi yang sehat itu penting. Perawatan gigi memang bisa jadi mahal, namun dengan adanya BPJS Kesehatan, segala kekhawatiran mengenai biaya perawatan gigi bisa diatasi.

1. Perawatan Pembersihan Gigi dan Skeling

Pembersihan gigi dan Skeling

Perawatan pertama yang disediakan oleh BPJS Kesehatan adalah perawatan pembersihan gigi dan skeling. Pada perawatan ini dokter gigi akan membersihkan noda dan plak yang bersarang di sekitar mulut. Plak dapat menyebabkan karies, gusi berdarah dan bau mulut jika tidak dihilangkan dengan cara yang benar.

2. Perawatan Filling

Perawatan Filling

Pada perawatan ini dokter gigi akan memperbaiki gigi yang berlubang dengan mengisi dengan bahan pengisi gigi yang aman dan tahan lama. Mengisi lubang gigi dengan filling sangat penting dilakukan untuk menghindari perluasan kerusakan akibat lubang pada gigi.

3. Perawatan Saluran Akar (Root Canal Treatment)

Perawatan Saluran Akar

Perawatan saluran akar terdiri dari serangkaian tindakan untuk menghilangkan bagian saraf dan pulpa pada gigi yang mengalami kerusakan pada lubang atau infeksi. Perawatan ini dilakukan jika gigi berlubang terlalu dalam dan infeksi sudah masuk ke dalam akar gigi.

4. Perawatan Eksodonti (Cabut Gigi)

Perawatan Eksodonti

Perawatan eksodonti yaitu merujuk pada proses pencabutan gigi. Pencabutan gigi biasanya dilakukan apabila gigi memang sudah tidak bisa tertolong lagi. Pencabutan gigi juga berperan besar dalam memperbaiki posisi gigi yang tumbuh tidak pada tempatnya atau yang menyebabkan ketidaknyamanan saat proses kunyah makanan.

5. Perawatan Ortodonti

Perawatan Ortodonti

Perawatan ortodonti gunanya untuk mengatasi masalah gigi yang bergeser atau tumbuh tidak pada tempatnya. Biasanya, ortodonti memerlukan waktu yang cukup lama dan mahal, namun jika kamu terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, kamu bisa mendapatkan perawatan ini secara gratis.

Perawatan gigi merupakan aspek kesehatan yang tak boleh diabaikan begitu saja. Sebaiknya, lakukan cek up gigi ke dokter gigi setidaknya 6 bulan sekali. Enggak cuma mencegah penyakit gigi yang berbahaya, namun juga bisa mengecek kondisi mulut dan gigi sebagai langkah mencegah berkembangnya penyakit systemic lainnya. Pastikan kamu terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan dan lakukan perawatan gigi secara teratur.

Persyaratan untuk Mendapatkan Manfaat BPJS Gigi


BPJS gigi

BPJS Kesehatan telah menjadi program di Indonesia yang dikenal oleh seluruh masyarakat. Program ini memberikan jaminan kesehatan dengan biaya terjangkau. Namun, apakah kamu tahu bahwa BPJS juga memiliki program kesehatan gigi? Jika belum, yuk ikuti pembahasannya berikut.

Berdasarkan data BPJS Kesehatan pada tahun 2020, tercatat bahwa program BPJS Gigi telah dilakukan sebanyak 63,74 juta kunjungan melalui 7.239 fasilitas kesehatan gigi (FKG) di seluruh Indonesia. Jumlah ini menunjukkan bahwa masyarakat Indonesia semakin memperhatikan kesehatan giginya. Namun, bagaimana cara mendapatkan manfaat dari program ini? Berikut persyaratan yang harus kamu ketahui:

Dokumen persyaratan

1. Terdaftar sebagai Peserta BPJS Kesehatan

Yang pertama harus kamu perhatikan adalah apakah kamu sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan. Bagi kamu yang belum terdaftar, kamu dapat mendaftarkan diri ke kantor BPJS Kesehatan terdekat dengan membawa beberapa persyaratan, seperti KTP dan KK.

2. Membayar Iuran BPJS Gigi

Setelah kamu terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, tahap selanjutnya adalah membayar iuran BPJS Gigi. Iuran ini terbilang cukup terjangkau yaitu hanya sekitar Rp 6.000 per bulan, atau jika ingin membayar per tahun maka sekitar Rp 72.000. Namun perlu diingat, agar manfaat BPJS Gigi dapat kamu nikmati secara penuh, pastikan untuk memeriksa dan membayar iuran tepat waktu.

3. Mencari Fasilitas Kesehatan Gigi Terdekat dengan Kamu

Setelah kamu membayar iuran BPJS Gigi, tahap selanjutnya adalah mencari Fasilitas Kesehatan Gigi (FKG) terdekat dengan kamu. BPJS Gigi memiliki jaringan provider yang cukup luas hingga ke pelosok desa di Indonesia agar dapat memberikan pelayanan dan manfaat yang maksimal bagi seluruh masyarakat.

Ukuran gigi

4. Menjalani Pemeriksaan dan Prosedur Medis Sesuai dengan Kebutuhan

Terakhir, persyaratan yang harus kamu perhatikan adalah menjalani pemeriksaan dan prosedur medis sesuai dengan kebutuhan. Seperti program BPJS Kesehatan pada umumnya, BPJS Gigi juga memberikan jaminan biaya berupa pembiayaan perawatan gigi, mulai dari perawatan saluran akar gigi, cabut gigi hingga pasang gigi palsu. Seluruh pemeriksaan dan prosedur medis tersebut akan dijalani di laboratorium atau klinik kesehatan gigi yang telah bekerja sama dengan BPJS Gigi.

Itulah persyaratan yang harus kamu ketahui untuk mendapatkan manfaat BPJS Gigi. Program ini sangat direkomendasikan bagi kamu yang membutuhkan perawatan gigi tetapi terkendala oleh biaya. Dengan biaya iuran yang terjangkau, kamu tidak perlu khawatir lagi untuk menjaga kesehatan gigi kamu. Tetap perhatikan kesehatan gigi, ya!

Keuntungan Bergabung dengan BPJS Gigi


BPJS Gigi Indonesia

BPJS Gigi telah dikenal sebagai program yang membantu masyarakat dalam mengakses pelayanan gigi secara terjangkau. Jadi, apa saja keuntungan dari bergabung dengan BPJS Gigi?

1. Biaya yang Terjangkau


biaya BPJS Gigi

Saat ini, biaya pelayanan kesehatan gigi bisa sangat mahal. Namun, dengan bergabung dengan BPJS Gigi, peserta mendapatkan akses pelayanan gigi berkualitas dengan biaya yang terjangkau. Peserta hanya perlu membayar iuran yang terjangkau setiap bulannya, yang memungkinkan mereka untuk mendapatkan pelayanan gigi yang dibutuhkan tanpa harus khawatir dengan biayanya.

2. Pelayanan yang Berkualitas


pelayanan BPJS Gigi

Dalam program BPJS Gigi, pelayanan yang disediakan tidak berbeda dengan yang disediakan oleh praktek gigi swasta. Peserta BPJS Gigi akan mendapatkan pelayanan gigi yang sama baiknya dengan biaya yang terjangkau. Peserta menerima pemeriksaan gigi, pencegahan, perawatan akar gigi, dan bahkan perawatan ortodonti.

3. Kemudahan dalam Mengakses Pelayanan


Kemudahan dalam Mengakses Pelayanan BPJS Gigi

BPJS Gigi memiliki jaringan layanan yang sangat luas di seluruh Indonesia. Peserta dapat dengan mudah mengakses pelayanan gigi yang mereka butuhkan dan dapat dipercaya. Bahkan, BPJS Gigi memiliki layanan mobile dental clinic, yang akan membantu mengatasi aksesibilitas yang sulit, terutama di daerah-daerah pedesaan.

4. Perlindungan terhadap Risiko Finansial


perlindungan finansial BPJS Gigi

Peserta BPJS Gigi tidak perlu khawatir dengan biaya yang mahal dari perawatan gigi yang tidak terduga. BPJS Gigi memberikan perlindungan finansial bagi peserta yang mengalami masalah kesehatan gigi yang memerlukan perawatan. Selain itu, BPJS Gigi juga menawarkan perlindungan tambahan untuk anak-anak hingga usia 17 tahun, yang dikhususkan untuk perawatan gigi.

5. Edukasi Kesehatan Gigi


edukasi kesehatan gigi

BPJS Gigi tidak hanya memberikan pelayanan gigi, tetapi juga memberikan edukasi kesehatan gigi. Peserta akan diajarkan tentang kebiasaan dan teknik sikat gigi yang benar, bagaimana meminimalkan risiko penyakit gigi, serta bagaimana merawat gigi dengan baik dan benar. Edukasi kesehatan gigi sangat penting, terutama untuk mencegah terjadinya masalah gigi pada masa depan.

Dalam kesimpulannya, BPJS Gigi memberikan banyak manfaat bagi masyarakat. Dengan biaya terjangkau, pelayanan gigi berkualitas, kemudahan akses, perlindungan finansial, dan edukasi kesehatan gigi, BPJS Gigi menjadi program yang sangat membantu dalam menjaga kesehatan gigi masyarakat.